You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Karet Kuningan Bersama Pengelola Gedung Atasi Genangan di Jl Rasuna Said
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Genangan di Jl Rasuna Said Surut

Aparatur Kelurahan Karet Kuningan bersama dengan pengelola Plaza Kuningan melakukan penanganan genangan air di Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Rabu (20/7).

Kami memang sudah melakukan pendekatan sebelumnya ke sejumlah pemilik atau pengelola gedung

Hujan yang mengguyur Jakarta siang hingga sore ini sempat menyebabkan genangan di depan Plaza Kuningan tergenang setinggi 20 sentimeter.

Lurah Karet Kuningan, Rizki Noviana mengatakan, genangan disebabkan debit air Kali Krukut di lokasi itu yang cukup tinggi.

Genangan di Jl GOR Ragunan Disedot

Dikatakan Rizki, untuk mempercepat surutnya air, dikerahkan dua unit pompa. Satu unit milik kelurahan, sementara satu unitnya lagi milik Plaza Kuningan.

"Ada dua pompa, kita kerjasama dengan pemilik gedung Plaza Kuningan. Kami memang sudah melakukan pendekatan sebelumnya ke sejumlah pemilik atau pengelola gedung," tutur Rizki.

Tidak lebih dari setengah jam, genangan air di jalan itu surut. Sementara petugas PPSU melakukan monitoring wilayah untuk mencari adanya genangan di lokasi lain untuk segera diatasi.

"Dalam waktu dekat ini kami akan perbanyak lagi tali airnya, supaya genangan air cepat surut, jadi kan nggak mengganggu pengguna jalan," tandas Rizki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati